Purposeful Exposure untuk

Purposeful Exposure untuk si Kecil Usia 2 Tahun

PURPOSEFUL EXPOSURE UNTUK Anjuran untuk selalu tinggal di dalam rumah dan mengaplikasikan physical distancing membuat Mama dan Papah sekarang mempunyai waktu penuh untuk bermain, belajar, bahkan juga istirahat bersama sang Kecil tercinta.

Supaya aktivitas penuh tanggung jawab ini dapat digunakan dengan maksimal, Mama dan Papah dapat mengikut panduan permainan berikut untuk dikerjakan bersama sang Kecil. PURPOSEFUL EXPOSURE UNTUK

Permainan berikut bukan hanya permainan biasa, Ma, tetapi beberapa purposeful exposure atau aktivitas berarti yang akan latih watak, fisik dan perkembangan sang Kecil supaya jadi anak resilient. PURPOSEFUL EXPOSURE UNTUK

Mama dan Papah dapat memberi mainan yang aman dan merangsang perkembangan sang Kecil di umur dua tahun, misalkan:

Yakinkan mainan untuk sang Kecil mempunyai standard kualitas kesehatan dan keamanan yang telah diputuskan.

Jauhi memberi sang Kecil mainan yang memiliki ukuran kecil atau berbulu hingga bisa beresiko tertelan.

Mama dapat memberi sang Kecil buku bermotif yang bagus untuk kepandaian visual dan spasialnya.
Bermain petak umpet dengan benda atau cari harta karun.
Supaya keadaan di dalam rumah masih membahagiakan sepanjang implementasi physical distancing, Mama, Papah dan sang Kecil dapat coba lakukan purposeful exposure berikut untuk latih sang Kecil jadi individu yang resilient. Yok baca contoh kegiatannya!
Membaca buku untuk tingkatkan kekuatan berbahasanya.
Bermain lempar bola ke dalam keranjang. Bila tidak ada bola, pakai bermacam benda di dalam rumah untuk bermain.
Mama dapat memberi mainan yang bisa dia pegang.
Mama dapat memberi mainan balok atur warna atau puzzle potongan besar untuk memberikan dukungan kepandaian sang Kecil.
Ajak sang Kecil bermain memakai bola halus yang bisa dia remas dan dia kejar. Permainan ini bisa menolong tingkatkan kekuatan motorik sang Kecil, sebab memacunya untuk belajar berjalan dibanding merayap.
Dan masih yakinkan mainan yang Mama beri ke sang Kecil aman dan tidak mencelakakan. Disamping itu, Mama harus tetap pantau sang Kecil dengan mainannya supaya tidak tertelan.